Kontribusi Berita dan Konten

Anda dapat mengirimkan konten ataupun berita yang ingin anda tayangkan di situs PPHP. Berita ataupun konten yang anda kirimkan akan kami periksa terlebih dahulu sebelum ditayangkan. Silahkan login melalui form di bawah ini atau registrasi jika belum menjadi anggota dengan mengisi data anda dengan lengkap. Pastikan kotak isian yang bertanda (*) terisi dengan benar. Dengan mengirimkan berita/content kepada PPHP berarti anda sudah membaca dan menyetujui persetujuan untuk menjadi kontributor.


belum menjadi anggota? daftar disini
×

Registrasi User

Silahkan isi form di bawah ini dengan mengisi data anda dengan lengkap. Pastikan kotak isian yang bertanda (*) terisi dengan benar. Dengan mengirimkan berita/content kepada PPHP berarti anda sudah membaca dan menyetujui persetujuan untuk menjadi kontributor.

×

Aturan persetujuan pengiriman konten

Pengunjung yang terhormat, Pengiriman berita/konten ke situs PPHP diharapkan dan diharuskan memenuhi persetujuan yang ada seperti dibawah ini. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan juga untuk menjaga keakuratan data yang nantinya akan tersimpan di situs ini. Adapun beberapa point yang harus diperhatikan antara lain:

Saya setuju, lanjutkan ke pendaftaran atau login

×
Home  » Informasi » Informasi Umum

Perlunya Sosialisasi Hasil Penelitian di Bidang Teknologi Pertanian yang Lebih Gencar

Jakarta- Di tengah persaingan global yang semakin gencar khususnya untuk produk pertanian, maka pelaku agribisnis perlu didukung dengan inovasi teknologi yang tepat guna dan tepat sasaran. Untuk itu peran dari pemerintah, akademisi dan peneliti diharapkan lebih giat lagi dalam menyebarluaskan dan memasyarakatkan hasil-hasil penelitian yang telah ada agar dapat dimanfaatkan oleh petani dan masyarakat. Hal ini merupakan salah satu hasil dari Simposium Teknologi Pertanian yang mengambil tema “Meracik Teknologi untuk Kesejahteraan Masyarakat dan Memajukan Bangsa” di Auditorium Departemen Pertanian tanggal 12 Juli 2006.

Simposium ini dibuka oleh Menteri Pertanian Dr. Anton Apriantono, dan mengundang pembicara yang berkaitan dengan penelitian dan teknologi di bidang pertanian, seperti Kepala Badan Litbang Pertanian, LIPI, LPM-IPB, BATAN, dan lainnya. Simposium ini diselenggarakan atas kerjasama antara Departemen Pertanian dengan Masyarakat Agrobisnis Indonesia (MAI).

Dikemukakan oleh Dr. Achmad Suryana, Kepala Badan Litbang Pertanian bahwa hasil-hasil penelitian di bidang inovasi teknologi pertanian di Indonesia tidak kalah dengan peneliti dari negara tetangga. Demikian juga yang dikemukakan oleh Inez H Slamet-Loedin dari P2Bioteknologi LIPI, serta pembicara lainnya. Hanya saja yang perlu ditingkatkan adalah bagaimana hasil inovasi teknologi tersebut dapat sampai dan diadopsi oleh petani dan pelaku agribisnis lainnya.

Selain itu dikemukakan bahwa perkembangan teknologi nuklir belum dimanfaatkan secara maksimal dan belum tersosialisasi dengan baik di masyarakat dalam hal penggunaannya di bidang rekayasa teknologi pertanian. Hal ini dikemukakan oleh A. Hanafiah dari Batan. Seperti misalnya dengan teknik radiasi pada produk pertanian dapat memperpanjang umur penyimpanan buah atau sayuran. (PS)



Artikel Lain

PERHITUNGAN ANALISA KELAYAKAN USAHA
Penggunaan: UPJA Mesin Perontog (Power Thresher)

Diasumsikan bahwa:

kg/jam
HP
tahun
jam/hari
hari/tahun
per orang
orang
%
kg

1. Biaya Tetap

2. Biaya Tidak Tetap

3. Benefit Cost Ratio

4. Break Event Point
ton/tahun
hektar/tahun
hektar/musim

5. Pay Back Period
tahun
tahun
×