Kontribusi Berita dan Konten

Anda dapat mengirimkan konten ataupun berita yang ingin anda tayangkan di situs PPHP. Berita ataupun konten yang anda kirimkan akan kami periksa terlebih dahulu sebelum ditayangkan. Silahkan login melalui form di bawah ini atau registrasi jika belum menjadi anggota dengan mengisi data anda dengan lengkap. Pastikan kotak isian yang bertanda (*) terisi dengan benar. Dengan mengirimkan berita/content kepada PPHP berarti anda sudah membaca dan menyetujui persetujuan untuk menjadi kontributor.


belum menjadi anggota? daftar disini
×

Registrasi User

Silahkan isi form di bawah ini dengan mengisi data anda dengan lengkap. Pastikan kotak isian yang bertanda (*) terisi dengan benar. Dengan mengirimkan berita/content kepada PPHP berarti anda sudah membaca dan menyetujui persetujuan untuk menjadi kontributor.

×

Aturan persetujuan pengiriman konten

Pengunjung yang terhormat, Pengiriman berita/konten ke situs PPHP diharapkan dan diharuskan memenuhi persetujuan yang ada seperti dibawah ini. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan juga untuk menjaga keakuratan data yang nantinya akan tersimpan di situs ini. Adapun beberapa point yang harus diperhatikan antara lain:

Saya setuju, lanjutkan ke pendaftaran atau login

×
Home  » Informasi » Mutu dan Standardisasi » Kerjasama dan Harmonisasi

Kerjasama Kementerian Pertanian dan SECO dalam rangka Swiss Import Promotion Program (SIPPO)

Swiss Import Promotion Program (SIPPO) merupakan salah satu dari the State Secretariat of the Economy of the Swiss Government (SECO) bertujuan untuk mendukung pasar-pasar baru maupun pasar yang sedang transisi untuk bergabung dengan perekonomian global dengan:

a. Meningkatkan ketrampilan UKM di negara target dalam meningkatkan mutu dan pemasaran ekspor;

b. Memperkuat keterampilan dan keterlibatan lembaga-lembaga perdagangan dan asosiasi2 dalam proses perdagangan;

c. Meningkatkan kualifikasi kontak bisnis UKM dengan para importir di negara-negara Uni Eropa;

d. Meningkatkan arus informasi pasar dari negara-negara di Uni Eropa.


Target group dari program ini di negara-negara berkembang adalah UKM, koperasi, asosiasi maupun KADIN. Sedangkan target group di negara-negara importir Uni Eropa adalah importir, distributor besar, industri pengolahan, organisasi perdagangan, KADIN dan asosiasi.

Tindaklanjut dari Swiss Import Promotion Program (SIPPO) yakni sebagai berikut :

1. SIPPO merekomendasikan 3 (tiga) komoditi, yaitu Mangga, Manggis dan Buah Naga yang memiliki potensi untuk ikut dalam program promosi produk pertanian di tingkat internasional karena mempunyai nilai jual dan daya saing yang tinggi.
2. Direktorat Jenderal Hortikultura menginformasikan bahwa 3 (tiga) komoditi ini siap dan layak untuk direkomendasikan dalam program SIPPO, mengingat keberadaannya sudah teregristrasi dan layak untuk mendapat setifikasi Global GAP yaitu antara lain :

* Mangga Gedong Gincu di Cirebon, Jawa Barat
* Buah Naga di Sleman, DIY
* Manggis di Jawa Barat

3. Direktorat Jenderal PPHP cq. Direktorat Mutu dan Standardisasi akan memfasilitasi sertifikasi Global GAP untuk komoditi mangga dan buah naga sebagai syarat untuk program promosi produk pertanian di tingkat internasional, khususnya Eropa.
4. Direktorat Mutu dan Standardisasi bersama Swiss Contact akan berkolaborasi dan berkoordinasi dengan IPB terkait fasilitasi sertifikasi GlobalGAP untuk komoditi Manggis. Perlu kami informasikan bahwa IPB dan Uni Eropa saat ini sedang mengembangkan pilot project pada komoditi manggis.
5. Direktorat Jenderal PPHP melakukan persiapan Memorandum of Understanding (MoU) dengan SIPPO terkait program kerjasama promosi produk pertanian dengan melibatkan instansi terkait lainnya dan difasilitasi oleh Biro Kerjasama Luar Negeri, Kementerian Pertanian.
6. Direktorat Pemasaran Internasional, Ditjen PPHP akan memfasilitasi keikutsertaan Kementerian Pertanian pada pameran Fruit Logistica dan Biofac yang akan diselenggarakan pada bulan Pebruari tahun 2011.

(Sumber : Direktorat MS/dn/07/10)



Artikel Lain

PERHITUNGAN ANALISA KELAYAKAN USAHA
Penggunaan: UPJA Mesin Perontog (Power Thresher)

Diasumsikan bahwa:

kg/jam
HP
tahun
jam/hari
hari/tahun
per orang
orang
%
kg

1. Biaya Tetap

2. Biaya Tidak Tetap

3. Benefit Cost Ratio

4. Break Event Point
ton/tahun
hektar/tahun
hektar/musim

5. Pay Back Period
tahun
tahun
×