Kontribusi Berita dan Konten

Anda dapat mengirimkan konten ataupun berita yang ingin anda tayangkan di situs PPHP. Berita ataupun konten yang anda kirimkan akan kami periksa terlebih dahulu sebelum ditayangkan. Silahkan login melalui form di bawah ini atau registrasi jika belum menjadi anggota dengan mengisi data anda dengan lengkap. Pastikan kotak isian yang bertanda (*) terisi dengan benar. Dengan mengirimkan berita/content kepada PPHP berarti anda sudah membaca dan menyetujui persetujuan untuk menjadi kontributor.


belum menjadi anggota? daftar disini
×

Registrasi User

Silahkan isi form di bawah ini dengan mengisi data anda dengan lengkap. Pastikan kotak isian yang bertanda (*) terisi dengan benar. Dengan mengirimkan berita/content kepada PPHP berarti anda sudah membaca dan menyetujui persetujuan untuk menjadi kontributor.

×

Aturan persetujuan pengiriman konten

Pengunjung yang terhormat, Pengiriman berita/konten ke situs PPHP diharapkan dan diharuskan memenuhi persetujuan yang ada seperti dibawah ini. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan juga untuk menjaga keakuratan data yang nantinya akan tersimpan di situs ini. Adapun beberapa point yang harus diperhatikan antara lain:

Saya setuju, lanjutkan ke pendaftaran atau login

×
Home  » Informasi » Balai Pengujian Mutu Alat Mesin Pertanian » Berita dan Informasi

Jumlah Alsintan Berlabel SNI Diharap Meningkat

Sejak Lembaga Sertifikasi Produk terakreditasi pada 20 April 2010, telah terbit 49 Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI (SPPT SNI).  Sebagian besar SPPT SNI yang diterbitkan adalah sertifikat traktor roda dua, sebanyak 24 sertifikat.  Selanjutnya secara berturut-turut adalah Pompa Air Irigasi sebanyak 16 sertifikat, lima Mesin perontok padi, tiga Sprayer Gendong Semi Otomatis dan sebuah Mesin Panen Padi.

Dari 49 sertifikat yang diterbitkan, sebanyak 11 sertifikat terbit tahun 2010, 35 sertifikat terbit di tahun 2011 dan tiga sertifikat pada tahun 2012.  Memang terjadi penurunan jumlah SPPT SNI yang terbit tahun ini.  SPPT-SNI Alsintan yang sifatnya sukarela menjadi salah satu faktor rendahnya jumlah produsen yang mengajukan sertifikasi.  Terbitnya PP Tarif PNBP tahun ini sedikit banyak turut mempengaruhi jumlah pemohon sertifikasi.  Menjadi dilema ketika di satu sisi kita mengharapkan alat dan mesin pertanian yang beredar di pasaran terjamin kualitasnya, tetapi di sisi lain tidak banyak produsen yang mampu untuk pengajuan sertifikasi.  Sebagaimana diketahui bahwa untuk mendapatkan SPPT SNI, perusahaan produsen harus sudah menerapkan Sistem Manajemen Mutu sesuai ISO 9001 : 2008 dan alsintan yang diproduksi harus sesuai dengan yang dipersyaratkan SNI.  Direktorat Mutu dan Standardisasi Ditjen PPHP, sebagai pembina, sangat diharapkan perannya dalam membimbing produsen alsintan hingga mampu memproduksi alsintan berlabel SNI.

Ke depan ada wacana diberlakukannya SNI wajib untuk tiga alat-mesin pertanian, yaitu traktor roda dua, pompa air sentrifugal untuk irigasi dan sprayer gendong semi otomatis.  Selain untuk meningkatkan jumlah alsintan yang berlabel SNI, juga untuk melindungi pengguna alsintan.  Namun untuk itu masih diperlukan kajian secara mendalam tentang esensi dan kelayakan pemberlakuan SNI wajib tersebut (shin).



Artikel Lain

PERHITUNGAN ANALISA KELAYAKAN USAHA
Penggunaan: UPJA Mesin Perontog (Power Thresher)

Diasumsikan bahwa:

kg/jam
HP
tahun
jam/hari
hari/tahun
per orang
orang
%
kg

1. Biaya Tetap

2. Biaya Tidak Tetap

3. Benefit Cost Ratio

4. Break Event Point
ton/tahun
hektar/tahun
hektar/musim

5. Pay Back Period
tahun
tahun
×