Beranda | Kembali ke halaman sebelumnya

Pengolahan Hasil Pertanian

SOSIALISASI BINAAN DITJEN PPHP DI SUKABUMI
Dikirim 29 Januari 2007 by  - Dilihat: 3465

Pada hari minggu tanggal 28 Januari 2007 Bapak Menteri Pertanian beserta Bapak Sekjen Deptan, 5 Dirjen dan 4 Kepala Badan dan sebagian besar pejabat Eselon II lingkup Deptan berkenan menghadiri acara Sosialisasi (public awareness) hasil binaan Ditjen PPHP di Desa Cisarua, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Konon baru sekali ini acara di luar kota yang dihadiri oleh pejabat lingkup Departemen Pertanian yang sebegitu lengkap beserta jajaran Eselon II-nya. Foto Pada Acara Temu Wicara dengan Peternak di wilayah Jawa BaratKegiatan fasilitasi oleh Ditjen PPHP di lokasi tersebut utamanya adalah Pengembangan Model Agroindustri Susu Sapi di Gapoktan Goalpara, yang dilaksanakan bekerjasama dengan LPPM IPB serta Fasilitasi Pengelolaan Lingkungan yang dilaksanakan langsung oleh Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian. Komponen kegiatan yang dilaksanakan bekerjasama dengan LPPM IPB terutama adalah (a) Pemantapan kelembagaan Gapoktan Goalpara, (b) Pengembangan pasar, (c) Pengembangan Unit Usaha Pengolahan, (d) Pengembangan Unit Produksi Hijauan Pakan Ternak, (e) Pengembangan Unit Produksi Rearing, (f) Pengembangan Unit Industri Pakan Mini, dan (g) Pengembangan Unit Pengolahan Susu. Kegiatan fasilitasi langsung oleh Ditjen PPHP ialah pembangunan model pengolahan kotoran ternak menjadi biogas sebanyak 10 unit reaktor dan kompor biogas, termasuk 6 unit pada 5 kelompok tani anggota Gapoktan Goalpara, serta fasilitasi pengelolaan lingkungan yang meliputi (a) sistem sanitasi dan higiene peternakan sapi perah, (b) pengolahan kompos, dan (c) pengelolaan limbah cair peternakan sapi perah di Gapoktan Goalpara. Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Gapoktan Goalpara tersebut diisi dengan acara antara lain: (a) Pengukuhan Gapoktan Goalpara oleh Ketua Kontak Tani Provinsi Jawa Barat, (b) Penyerahan secara simbolik bantuan Deptan kepada Gapoktan Goalpara (c) Pencanangan Gerakan Minum Susu bagi Aanak Usia Sekolah (d) Temu Wicara, (e) Pameran dan (f) Kunjungan lapangan. Keseluruhan acara tersebut diliput oleh TVRI, RCTI, TPI, TV lokal Sukabumi serta beberapa mass media cetak Nasional dan lokal Jawa Barat. Khusus acara Temu Wicara akan ditayangkan oleh TVRI dalam acara Dialog pada Hari Selasa tanggal 30 Januari 2007 jam 9.30 – 10.30  WIB. Di samping pembinaan dan pendampingan, kepada Gapoktan Goalpara Deptan juga memberikan bantuan fisik antara lain berupa 65 ekor sapi perah melalui Ditjen Peternakan, 1 unit rumah susu, dan 6 unit reaktor biogas lengkap dengan kompornya melalui Ditjen PPHP. Dalam kesempatan kegiatan sosialisasi ini Bapak Menteri Pertanian menyerahkan secara simbolik bantuan tersebut kepada Ketua Gapoktan Goalpara berupa kunci rumah susu dan kompor biogas.     Dalam acara Temu Wicara Bapak Menteri Pertanian, Dirjen PPHP, Dirjen Peternakan, dan Bupati Sukabumi bertindak sebagai Narasumber sedangkan peserta terdiri dari anggota Gapoktan Goalpara, wakil peternak dari Kabupaten/Kota di seluruh provinsi Jawa Barat yang didampingi oleh para pejabat Dinas lingkup pertanian Kabupaten/Kota yang bersangkutan serta seluruh pejabat dan undangan yang hadir pada kegiatan sosialisasi tersebut. Temu Wicara tersebut dipandu oleh presenter TVRI Diah Taufiq DS. Foto Menteri Pertanian sedang menggalakan program GERakan Intensif MInum Susu BAG anak Usia Sekolah (GERIMISBAGUS)Gerakan Minum Susu bagi Anak Usia Sekolah dicanangkan oleh Bapak Menteri Pertanian dimeriahkan dengan lagu anak gembala oleh anak-anak Sekolah Dasar Cisarua, Sukabumi dan dilanjutkan dengan bersama-sama minum susu olahan produksi Gapoktan Goalpara, oleh bapak Menteri dan semua hadirin.  Gerakan minum susu bagi anak sekolah ini sudah menjadi program Kabupaten Sukabumi sejak beberapa tahun yang lalu dengan sebutan populer GERIMISBAGUS (Gerakan Instensif Minum Susu Bagi Anak Usia Sekolah). Tujuan program tersebut di samping dalam rangka meningkatkan asupan gizi bagi anak usia sekolah sekaligus menciptakan peluang pasar yang potensial bagi produk susu hasil peternakan rakyat. Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian pada sambutannya antara lain menyatakan bahwa kegiatan fasilitasi oleh Ditjen PPHP di Kabupaten Sukabumi ini sekaligus sebagai model bedah birokrasi. Dijelaskan bahwa semula untuk tahun 2006 Ditjen Peternakan, Ditjen PPHP dan Pemda Sukabumi mempunyai program masing-masing di Kabupaten Sukabumi, yaitu bantuan sapi potong oleh Ditjen Peternakan, bantuan alat pengolahan ayam dari Ditjen PPHP, sedangkan Bupati Sukabumi mempunyai program minum susu bagi anak sekolah yang disebut dengan program GERIMIS BAGUS. Melalui bedah birokrasi program dari ketiga pihak tersebut disinkronisasikan, sehingga bantuan sapi potong dari Ditjen Peternakan direvisi menjadi sapi perah, dan bantuan alat pengolahan ayam dari Ditjen PPHP direvisi menjadi bantuan untuk pengolahan susu sapi. Pada saat menyalakan kompor biogas Bapak Menteri Pertanian sangat surprise karena mengira kompor belum menyala setelah beliau sulut, tetapi ketika selembar kertas diletakkan di atas kompor tersebut ternyata kertas tersebut langsung menyala. Bapak Menteri Pertanian mengatakan: ”Wah bagus sekali ya, ini bisa diperbanyak”. (JM)

Artikel Lainnya